Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (OPI) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Dedi Kurnia: Asal Kerja Disiplin, Bukan Mustahil Puan akan Jadi Primadona PDIP

SABTU, 14 MEI 2022 | 03:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pujian Ketua DPR RI Puan Maharani atas kemenangan Bilqis Prasista dari Akane Yamaguchi dinilai memiliki muatan politik. Puan ingin menyampaikan pada publik bahwa meski dirinya elektabilitasnya ada di bawah, masih berpeluang besar memenangkan perebutan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Pandangan itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (OPI) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (13/5).

Menurut Dedi, pernyataan tentang kerja keras yang diutarakan Puan terkait sosok Bilqis memberi makna Puan ingin mereplika semangat atlet bulutangkis putri itu dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang.


Ia menilai, pernyataan Ketua DPR Puan Maharani yang mengapresiasi kemenangan atlet bulu tangkis Bilqis Prasista atas pebulu tangkis rangking 1 dunia Akane Yamaguchi sebagai upaya untuk meningkatkan elektabilitas jelang Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Dedi, pesan kerja keras bisa mengalahkan peringkat di atas kertas yang disampaikan bermuatan pesan politik. Meski pesan itu sudah banyak dipahami oleh banyak orang, secara politik Puan ingin menyampaikan bahwa Bilqis menjadi motivasi dalam menghadapai Pilpres 2024.

"Saya kira kalau dikaitkan dengan momentum Puan Maharani ada nuasna politiknya, Salah satunya motivasi dalam menghadapi Pilpres 2024," demikian kata Dedi.

Selain itu, analisa Dedi, manuver politik pernyataan Puan itu terkait erat dengan misi memperbaiki reputasinya. Target dari manuver itu adalah meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya.

Dalam pandangan Dedi, sikap Puan yang akhir-akhir ini mengambil posisi berpihak kepada masyarakat, bisa jadi akan berdampak pada peningkatan elektabilitas. Apalagi, jika dibandingkan dengan partai politik lain, Puan satu-satunya perempuan yang memiliki kekuasaan dan akses untuk mengusung dirinya yakni PDIP.

"Di Golkar tidak ada, Gerindra, Nasdem, Demokrat, hanya PDIP, hanya Puan yang menonjol," tambah pria jebolan UIN Jakarta ini.

Dedi mengatakan bukan tidak mungking dalam setahun kedepan putri Megawati Soekarnoputri itu akan menjadi primadona di PDIP.

Meski demikian, ia menekankan bahwa Puan harus benar-benar kerja keras dalam menunjukkan sikap keberpihakannya pada rakyat.

"Dengan ritme kerja yang disiplin begitu, upaya promosi politik yang dilakukan Puan, bukan mustahil Puan akan menjadi primadona PDIP," katanya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya