Berita

Tokoh senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Saran dari Rizal Ramli untuk Pemimpin yang Sudah Jadi Bebek Lumpuh

MINGGU, 08 MEI 2022 | 15:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menjelang masa kepemimpinan yang habis, seorang pemimpin biasanya akan menjadi “bebek lumpuh”. Disebut bebek lumpuh lantaran omongannya sudah tidak dianggap dan tidak lagi memiliki wibawa karena perintah tidak dilaksanakan oleh bawahannya.

Tokoh senior DR. Rizal Ramli mengatakan bahwa fenomena ini biasa terjadi di negara-negara barat setiap enam bulan sebelum masa jabatan seorang pemimpin berakhir.

Namun demikian, dia merasa heran dengan yang terjadi di tanah air. Sebab, Presiden Joko Widodo seolah sudah mengalami fase tersebut. Padahal, masa jabatannya masih efektif hingga 2 tahun lagi.


“Masih 2 tahun lagi, Jokowi sudah bagaikan ‘Lame Duck’ (Bebek Lumpuh): sudah tidak effektif, keputusan-keputusannya banyak ngawur dan diabaikan oleh pejabat-pejabat di bawahnya,” ujarnya lewat akun Twitternya pribadinya, @RamliRizal pada Minggu (8/5).

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini mengaku mendapat banyak pertanyaan dari warganet usai memberi pendapat tersebut.

Pertanyaan itu tentang hal apa yang perlu dilakukan agar bangsa dan rakyat tidak dirugikan jika pemimpin sudah bebek lumpuh. Apalagi fase itu akan dialami hingga 2 tahun ke depan.

Rizal Ramli menjawab ringan. Yang dibutuhkan hanya ketegasan pemimpin untuk bersih-bersih kabinet.

“Reshufle menteri-menteri KKN dan nirprestasi tidak punya nyali,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya