Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Korea Selatan (Korsel) terpilih, Yoon Suk-yeul/Net

Politik

Usai Hadiri Pelantikan Presiden Korsel, Megawati Diyakini akan Lirik Tokoh Antikorupsi

MINGGU, 08 MEI 2022 | 10:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diprediksi akan mencari tokoh antikorupsi untuk diusung menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024. Prediksi itu muncul seiring rencana Megawati menghadiri pelantikan Presiden Korea Selatan (Korsel) yang baru terpilih, Yoon Suk-yeul.

Prediksi disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi undangan untuk Megawati menghadiri pelantikan Presiden Yoon di Seoul, Korsel pada Selasa (10/5). Megawati menjadi salah satu tokoh yang diundang dan mengkonfirmasi akan hadir dalam acara tersebut.

Muslim mengatakan, usai menghadiri acara pelantikan itu, Megawati diyakini akan mencari sosok seperti Presiden Yoon yang memiliki latar belakang sebagai mantan Jaksa Agung yang dikenal memiliki komitmen sangat kuat dalam pemberantasan korupsi di negeri ginseng.


"Bisa jadi setelah ini Megawati akan cari sosok antikorupsi sebagai capres atau cawapres yang dipasang pada Pilpres 2024. Dan bisa jadi Megawati akan melirik Firli Bahuri sebagai sosok itu," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/5).

Muslim menilai, Megawati memerlukan sosok yang full antikorupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) untuk membenahi akutnya korupsi di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Yoon sebagai tokoh antikorupsi di Korsel.

"Seperti Yoon, tokoh antikorupsi Korea Selatan yang sukses sebagai Presiden Korea Selatan hari ini," pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya