Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Agar Ganjar Tidak Genit Bersolek Politik, PDIP Harus Layangkan Teguran

JUMAT, 06 MEI 2022 | 20:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus menyadari bahwa strategi promoso politik yang dijalankan kadernya Ganjar Pranowo sudah berlebihan. Gubernur Jawa Tengah itu akan memperburuk reputasi PDI Perjuangan.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/5).

Menurut Dedi, apa yang selama ini dipromosilkan Ganjar kondisinya berbanding terbalik dengan kondisi pembangunan Jawa Tengah.


"Yang dilakukan Ganjar sudah overload atau berlebihan, sehingga semakin memperburuk reputasinya," demikian kata Dedi.

Dedi mencontohkan di Jawa Tengah angka kemiskinannya makin tinggi. Bahkan,  pembangunan infrastruktur yang tertinggal jika dibandingkan Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

"Dalam waktu tertentu publik akan jenuh dengan sikap Ganjar yang lebih mementingkan citra politik dibanding bekerja dengan baik," demikian kata Dedi.

Atas kondisi itu, Dedi menyarankan PDI Perjuangan segera menegur Ganjar Pranowo. Dengan teguran itu, Ganjar tidak semakin berlebihan melakukan promosi politik.

"PDIP bisa saja terdampak reputasi buruk Ganjar, sehingga perlu bagi PDIP mengekspresikan teguran agar Ganjar tidak semakin genit dalam bersolek politis," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya