Berita

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada momen Lebaran 2022/Ist

Politik

Pertemuan Prabowo-Jokowi-Megawati, Cek Ombak Kedekatan PDIP dan Gerindra

KAMIS, 05 MEI 2022 | 01:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dapat diartikan sebagai upaya melihat respons publik terhadap kedekatan PDIP dan Gerindra. Meski pada Pemilu 2019 keduanya menjadi rival sengit namun saat ini telah menjadi koalisi pemerintah.

Hal itu dituturkan oleh peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, mengenai pertemuan Prabowo dengan elite PDIP pada momentum Idulfitri, Rabu (4/5).

Menurutnya, respons publik penting untuk menjadi pertimbangan partai politik dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden pada 2024 agar mampu meraup suara besar.


“Saya rasa pertemuan ini untuk melihat respons publik, atas kemungkinan-kemungkinan yang ada, antara duet Prabowo-Puan. Juga masalah-masalah publik melihat kedekatan PDIP dengan Gerindra ini ada testing the waternya antara dua figur yaitu Prabowo di satu sisi dan di sisi lain ada Megawati dan Jokowi. Dan juga bagaimana testing the water juga antara pemilih PDIP dan Gerindra,” papar Rafif.

Ia menambahkan, pertemuan antara Prabowo dan Jokowi di Yogyakarta kemarin diyakini ada deal politik. Yakni berupa arahan kepada Prabowo yang menjadi calon presiden dari Gerindra untuk melanjutkan pembangunan ibukota baru.

“Saya rasa ini sebenarnya masih dalam satu frame, apakah kemudian kebijakan-kebijakan dari Jokowi itu akan bisa diteruskan oleh presiden berikutnya, entah itu Prabowo atau siapa. Salah satunya Prabowo yang menjadi kandidat yang begitu kuat,” jelas Rafif.

"Ada agenda pemindahan ibukota yang kemungkinan selesai di 2024 akan sangat sulit sekali. Jadi ini sebagai agenda bangsa besar dia butuh waktu melewati presiden-presiden berikutnya. karena visinya itu jauh dibangun ketika masa Presiden Soekarno,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya