Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat bertandang ke sahabat lamanya, Maulana Habib Lutfi Bin yahya Pekalongan/RMOL

Politik

Pertemuan dengan Habib Lutfi Seksi dan Berbobot, Prabowo Buktikan Tidak Ditinggalkan Ulama

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 05:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan sahabat lamanya Maulana Habib Lutfi Bin Yahya pada Selasa malam (19/4) dinilai sebagai pertemuan politik yang seksi dan berbobot.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam mengatakan, dalam suasana yang pas di bulan ramadhan dan situasi dinamika global yang tidak menentu memberikan poin positif kunjungan kepada ulama sohor nusantara seperti Habib Lutfi.

Dalam pandangan Arman, safari politik itu makin berbobot karena saat ini Prabowo tengah menjabat sebagai Menteri Pertahanan.


Menurut Arman, selain merajut tali silaturahim, lawatan Prabowo juga menandakan jawaban atas dugaan kekecewaan ulama atas dirinya.  

"Prabowo ingin menyampaikan 'everything is ok'," demikian pendapat Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/4).

Ia melihat, selama ini pendukung Prabowo bergejolak saat dirinya mulai bergabung ke kompetitornya Joko Widodo sebagai anak buahnya di kabinet.

Atas pertemuan itu, Arman menilai, ada signal kuat yang disampaikan ke publik. Termasuk, juga menepis anggapan bahwa Prabowo tidak ditinggalkan para ulama.

Secara politik  Habib Lutfi adalah tokoh ulama yang kharismatik dan memiliki pengaruh yang kuat baik di kalangan alim ulama maupun masyarakat biasa.  

Apalagi, sebagai ulama besar dan bagian dari lingkaran kekuasaan terkadang sulit bagi Habib Lutfi bisa menerima pejabat di kediamannya dengan sambutan yang begitu hangat.

"Artinya kita bisa simpulkan urusan dibawah sudah selesai, termasuk di dalamnya 'restu' penguasa," kata Arman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya