Berita

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM)/RMOL

Politik

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Uang Abdul Gafur untuk Kepentingan Musda Demokrat Kaltim

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 14:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami aliran uang ke Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM) yang diduga dipergunakan untuk kepentingan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kalimantan Timur.

Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami tim penyidik saat memeriksa saksi-saksi untuk tersangka Abdul Gafur.

"Rabu (20/4) bertempat di kantor Mako Brimob Polda Kaltim, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk tersangka AGM dkk," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis siang (21/4).


Saksi yang didalami terkait aliran uang itu, yaitu saksi Supriadi alias Ucup selaku supir tersangka Abdul Gafur; dan saksi Asdarussalam selaku Dewan Pengawas (Dewas) Perusda Danum Taka (PDAM).

"Keduanya hadir dan dikonfirmasi antara lain adanya dugaan aliran uang dalam untuk kepentingan tersangka AGM dalam kegiatan Musda Partai Demokrat," kata Ali.

Selanjutnya untuk saksi lainnya, yaitu Setho Bimadji selaku Direktur PT Kaltim Naga 99, dicecar soal aktifitas pertambangan di Kabupaten PPU.

Kemudian untuk saksi Darmawan alias Awang selaku Plt Kepala Seksi Irigasi dan Rawa Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU; Cicih Cahyani selaku pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab PPU; Petriandy alias Ryan selaku Kabid Binamarga Dinas PUPR Pemkab PPU; dan Ricci Firmansyah selaku Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Pemkab PPU, dikonfirmasi terkait dengan berbagai proyek di Dinas PUPR yang diduga ada pemotongan sejumlah uang untuk kepentingan tersangka AGM.

Sementara itu, seorang saksi lainnya, yaitu Ferdinandus Aming Santoso atau staf yang mewakili atau berkedudukan di Kaltim, yakni mewakili Direktur Utama PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, tidak hadir dan segera dilakukan pemanggilan ulang oleh tim penyidik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya