Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Klaim Wacanakan Tunda Pemilu untuk Tolong Maruf Amin, Cak Imin Kehilangan Kontrol Atas Dirinya Sendiri

RABU, 20 APRIL 2022 | 05:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mengklaim mewacanakan penundaan Pemilu 2024 karena ingin menolong Wapres RI KH Maruf Amin mengindikasikan bahwa Ketua Umum DPP PKB itu sudah kehilangan kontrol atas dirinya sendiri.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (19/4).

Menurut Dedi, Cak Imin nampak tidak bisa membedakan mana kepentingan politik dan mana urusan privat.


Dedi menyadari bisa saja apa yang disampaikan Cak Imin di hadapan kader PMII adalah gurauan. Meski demikian, tidak pantas Cak Imin menjadikan Maruf Amin sebagai bahan candaan.

"Tetap tidak pantas karena menyangkut kebijakan politik yakni Pemilu dan Wapres, terlebih harus membawa tema itu hingga ke urusan akhirat, Muhaimin sangat mungkin dalam situasi depresi karena tekanan politik," demikian kata Dedi.

Ia melihat, perubahan sikap politilk Wakil ketua DPR RI itu bisa jadi disebabkan oleh sanderaan politik pihak tertentu.

 "Terasa ada yang sedang menyandera Muhaimin karena masih gencar wacanakan peniadaan Pemilu 2024, meskipun Presiden sendiri telah tunduk pada desakan publik untuk segera memulai tahapan Pemilu," terang Dedi.

Analisa lainnya, Dedi melihat Cak Imin sedang ingin mengejar popularitas dan simpati, terutama dari kalangan NU dan afiliasinya.

Meski demikian, apa yang disampaikan Cak Imin di hadapan Wapres Maruf Amin tidaklah pantas.

"Meskipun kondisi itu akan membuat Muhaimin makin populer, tetapi tidak dalam hal elektabilitas. Elektoral itu memerlukan opini kesukaan publik," pungkas Dedi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya