Berita

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng (berdiri) saat hadiri diskusi di Pendopo Kebangsaan Lebak Bulus/Ist

Politik

Andi Mallarangeng: Partai Koalisi Jokowi Sudah Tidak Utuh Lagi

RABU, 20 APRIL 2022 | 01:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

RMOL. Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyatakan bahwa partai koalisi pemerintahan Joko Widodo nampak sudah tidak utuh.

Pernyataan itu disampaikan Andi saat mengadakan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama di kediaman Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K Harman, di kawasan Lebak Bulus, Selasa (19/4).

Menurut mantan Menpora era Presiden SBY itu, pembisik di lingkaran Presiden Joko Widodo terkesan kurang utuh. Hal itu pula yang mengakibatkan gelombang aksi protes melalui demonstrasi terus berdatangan.


Ia berharap pembisik Presiden Jokowi harus menyampaikan yang utuh dan benar,  tidak seperti saat ini terkesan tidak utuh.

Ia tidak kaget, sampai saat ini isu wacana penundaan Pemilu masih terjadi. Bahkan akibatnya, masih kerap terjadi gelombang demo.

“Kalau perpanjangan Pemilu saya anggap selesai saat demo kemarin. Tapi jangan salah, wacana tiga periode Presiden bisa saja di mainkan kembali usai lebaran. Makanya harus utuh pembisik kepada Presiden," imbuhnya.

Dia lalu membandingkan gaya kepemimpinan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Jokowi.

Menurutnya, di era SBY semua permasalahan dapat diatasi dengan baik dan selesai. Para pembantu presiden di kabinet kala itu, juga selalu berhati-hati dalam berbicara.

“Berbeda yang terjadi saat ini, para menteri masih terus bicara soal penundaan pemilu. Harusnya para menteri taat kepada atasannya, yaitu Presiden. Harusnya mereka bisa satu garis dengan Presiden," kata Andi Mallarangeng.

Dia juga menyoroti perihal keutuhan dari koalisi pemerintahan Presiden Jokowi. Dia tegaskan bahwa para partai koalisi terlihat berjalan tidak beriringan.

“Yang terjadi saat ini partai koalisi pemerintahan Presiden Jokowi tidak utuh lagi. Karena partai politik sudah memikirkan bagaimana berkoalisi di Pemilu 2024. Partai politik sekarang hanya memikirkan bagaimana berkoalisi di 2024," demikian Andi Mallarangeng.

Dalam acara silaturahim itu, tampak hadir dalam acara itu Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, Ketua Bapilu Andi Arief. Juga pengurus DPP Demokrat, Imelda Sari, Michael Wattimena, Umar Arsal, dan tokoh senior Sarjan Taher.

Dalam pertemuan tersebut, tercetus sebuah diskusi yang dinamakan Pendopo Kebangsaan Lebak Bulus. Pertemuan itu bertujuan untuk menguatkan silaturahmi sesama kader Partai Demokrat dan membahas isu-isu politik terkini.

Di sisi lain, pertemuan juga dimaksudkan untuk menguatkan barisan dan kesetiaan terhadap Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya