Berita

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net

Dunia

Imran Khan: Saya Tidak akan Menerima Pemerintah Oposisi, Saya akan Menentangnya

SABTU, 09 APRIL 2022 | 16:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah mosi tidak percaya yang sedang dihadapinya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memperingatkan bahwa jika dia digulingkan dari kekuasaan, dia tidak akan mengakui pemerintah oposisi.

Ia menuding para pemimpin oposisi sedang berusaha memasang "pemerintah impor" di Pakistan untuk melayani kepentingan kekuatan asing.
Berbicara dalam sebuah pidato pada Jumat malam (8/4), Khan kembali membidik lawan politiknya, menunjukkan bahwa pemungutan suara yang akan datang adalah bagian dari konspirasi untuk mencopotnya dari jabatan yang didukung oleh kekuatan eksternal.

“Saya tidak akan menerima pemerintah oposisi, dan saya bertekad untuk menentangnya dengan keras,” katanya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (9/4).

“Saya tidak akan menerima pemerintah oposisi, dan saya bertekad untuk menentangnya dengan keras,” katanya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (9/4).

"Saya siap untuk berjuang,” lanjutnya, sambil mendesak para pendukung untuk mengadakan protes yang mendukungnya selama akhir pekan.

Pernyataan itu mengikuti tuduhan serupa dari PM dalam beberapa pekan terakhir, setelah sebelumnya menyebut Amerika Serikat melakukan campur tangan, di mana dirinya mengklaim memiliki bukti bahwa seorang pejabat senior AS mengatakan kepada utusan Islamabad bahwa hubungan dengan Pakistan akan membaik tanpa kehadiran Khan.

Parlemen Pakistan akan mengadakan mosi tidak percaya pada Sabtu waktu setempat, yang dapat mengakhiri masa jabatan Khan lebih awal. Seharusnya itu terjadi pada bulan Maret, namun ditunda oleh pemerintah, tetapi Mahkamah Agung Pakistan sejak itu memutuskan bahwa PM harus menghadapi pemungutan suara.

Khan menyesali keputusan itu, tetapi mencatat bahwa dia tidak akan menentangnya.

“Saya kecewa dengan putusan Mahkamah Agung. Ini membuat saya sedih, tetapi kami menerimanya,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia berharap pengadilan akan menanggapi tuntutan campur tangan dengan lebih berat.

"Itu adalah tuduhan yang sangat serius bahwa negara asing ingin menggulingkan pemerintah melalui konspirasi," lanjut Khan.

Jika Khan kalah dalam mosi tidak percaya, partai-partai oposisi akan mengajukan calon PM mereka sendiri.

Shehbaz Sharif,  adik dari Nawaz Sharif, yang menjabat sebagai perdana menteri tiga kali sebelumnya, baru-baru ini dinominasikan untuk peran tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya