Berita

Bushmaster/Net

Dunia

Kabulkan Permintaan Zelensky, Australia Kirim Tank Bushmaster ke Ukraina

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komitmen Australia untuk membantu militer Ukraina kembali dibuktikan dengan pengiriman sejumlah kendaraan lapis baja Bushmaster.

Pengiriman pertama dari 20 kendaraan militer, yang masing-masing seharga 2,45 juta dolar Australia (setara 26,3 miliar rupiah) itu akan meninggalkan pangkalan RAAF Amberley di Queensland dengan pesawat C-17 Globemaster menuju Eropa pada Jumat (8/4) waktu setempat.

Menteri Pertahanan Peter Dutton dalam pernyataannya mengatakan bahwa pengiriman bantuan tersebut ditujukan untuk membawa kemenangan besar bagi Ukraina.


"Ini akan menjadi kemenangan besar bagi pasukan Ukraina dalam upaya mereka untuk meremehkan upaya barbar pasukan Rusia," kata Dutton, seperti dikutip dari 9News.

Kendaraan lapis baja telah dicat hijau zaitun dan dilengkapi dengan pelindung tambahan untuk melindungi tentara dari pecahan peluru, ranjau dan alat peledak improvisasi pada tugas tempur.

Pegiriman kendaraan lapis baja Bushmaster ke Ukraina merupakan permintaan khusus Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidatonya di Parlemen Australia pekan lalu.

Angkatan Pertahanan Australia telah mengecat bendera Ukraina di sisi setiap kendaraan dengan tulisan 'Bersatu Dengan Ukraina'.

Australia adalah salah satu negara pertama yang memasok Ukraina dengan kendaraan militer lapis baja untuk membantunya memerangi Rusia. Dutton mengatakan pengiriman Bushmasters hari ini adalah pengiriman keenam bantuan militer ke Ukraina.

Sementara itu, negara-negara NATO telah sepakat untuk meningkatkan pasokan senjata ke Kiev, termasuk senjata berteknologi tinggi, di tengah kekhawatiran bahwa Rusia akan meluncurkan serangan besar-besaran di wilayah Donbas timur Ukraina.

NATO, sebagai sebuah organisasi, menolak untuk mengirim pasukan atau senjata ke Ukraina atau memberlakukan zona larangan terbang di atasnya untuk mencegah kelompok militer trans-Atlantik terseret ke dalam perang yang lebih luas dengan Rusia yang bersenjata nuklir. Masing-masing negara NATO, bagaimanapun, telah menyediakan senjata anti-pesawat dan anti-tank ke Ukraina, serta peralatan dan pasokan medis.

“Ada pesan yang jelas dari pertemuan hari ini bahwa sekutu harus berbuat lebih banyak, dan siap untuk berbuat lebih banyak, untuk menyediakan lebih banyak peralatan, dan mereka menyadari dan menyadari urgensinya,” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg setelah memimpin pertemuan para menteri luar negeri sekutu di Brussel.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya