Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Jokowi Tegur Menterinya, Demokrat: Rakyat Butuh Solusi Bukan Sensasi

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 18:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo kembali menegur menterinya menghentikan wacana penundaan Pemilu. Sikap Jokowi direspons partai demokrat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP  Partai Demokrat  Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa rakyat Indonesia membutuhkan perubahan dan perbaikan kinerja dari pemerintahan saat ini.

Herzaky menegaskan, saat ini rakyat tidak butuh aksi-aksi yang menimbulkan kehebohan dan terkesan mencari sensasi belaka, tanpa ada perubahan secara signifikan dalam substansi kebijakan maupun kinerja.


"Rakyat butuh minyak goreng dan bahan pokok tersedia, dengan harga terjangkau. Bahan bakar minyak tersedia dan harganya tidak melonjak. Kalau semprot sana-sini, tanpa ada perubahan dan solusi atas kesulitan yang dihadapi rakyat, ya, buat apa?' demikian kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4).

Menurut Herzaky, aksi semprot dan teguran presiden kepada para menterinya yang diumbar ke publik, membuat rakyat melihatnya Presiden sedang menyalahkan para pembantunya.

Ia melihat, Jokowi seperti cuci tangan atas permasalahan dan ketidakmampuan pemerintahannya dalam memastikan sembako dan BBM tersedia dengan harga terjangkau untuk rakyat.

Dengan sikap Jokowi itu, seolah menteri terkait tidak becus dan yang seharusnya bertanggung jawab.

"Padahal, jelas-jelas, Presiden Jokowi sendiri yang menegaskan, tidak ada visi misi menteri. Yang ada, visi misi Presiden. Semua kegagalan dan keberhasilan pemerintahan saat ini, adalah tanggung jawab Presiden. Menteri hanya pelaksana, pembantu presiden," tegas Herzaky.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya