Berita

Menteri Luar Negeri Luksemburg, Jean Asselborn/Net

Dunia

Satu lagi Negara di Eropa yang Mengusir Diplomat Rusia, Menlu Asselborn: Ini Tanggapan atas Kekejaman di Bucha

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Diplomat Rusia di luar negeri lagi-lagi mendapat pengusiran. Seorang diplomat yang bekerja di Kedutaan Besar Rusia di Luksemburg dinyatakan sebagai persona non grata.

Kementerian Luar Negeri negara itu menyatakan  pada Rabu (6/4), bahwa kegiatan diplomat tersebut bertentangan dengan kepentingan keamanan Luksemburg, seperti dikutip dari RTL, Kamis (7/4).

"Hari ini, Luksemburg membuat keputusan untuk menyatakan seorang diplomat kedutaan Rusia, yang tindakannya bertentangan dengan kepentingan keamanan Luksemburg, sebagai persona non grata," kata Kementerian, menambahkan bahwa diplomat itu harus meninggalkan negara itu dalam waktu dua minggu


Langkah itu diambil sebagai tanggapan atas invasi Rusia dan kejahatan perang di Bucha yang diduga dilakukan Rusia terhadap ratusan warga sipil, menurut Menteri Luar Negeri Jean Asselborn dalam siaran persnya.

Rusia telah  berkali-kali mmebantah tuduhan kejahatan perang di Bucha dan menantang Ukraina dan siapa pun yang menudingnya untuk bertemu di Dewan Keamanan PBB.

Moskow juga telah mengutuk keputusan yang diambil oleh negara-negara Uni Eropa dan mengumumkan akan melakukan pembalasan.

Sebuah proyek sukarelawan jurnalistik yang disebut 'InformNapalm' mengklaim telah mengidentifikasi komandan Rusia yang bertanggung jawab atas pembantaian di Bucha. Menurut 'InformNapalm', orang yang bertanggung jawab adalah Kolonel Rusia Azatbek Omurbekov, yang brigadenya memang aktif di Bucha.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya