Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Minta Menteri Tak Bicara Tunda Pemilu, Bima Arya: Ada Komunikasi Politik Tingkat Tinggi

RABU, 06 APRIL 2022 | 20:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo kepada para Menteri agar tidak ada lagi yang bicara penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, disambut baik sejumlah kalangan.

Dikatakan Walikota Bogor Bima Arya, jika Presiden Jokowi sudah meminta para pembantunya di kabinet untuk tidak lagi menggulirkan wacana penundaan Pemilu 2024 maka ada perkembangan politik tingkat tinggi.

"Kalau Presiden berbicara seperti itu, artinya ada perkembangan lebih lanjut, terkait dengan komunikasi politik tingkat tinggi," kata Arya Bima kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4).


Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu meyakini bahwa pernyataan Presiden Jokowi memiliki maksud tertentu yang ada latar belakangnya. Dalam hal ini, kata dia, pasti ada komunikasi politik lebih lanjut terkait hal tersebut.

"Saya yakin pernyataan presiden ada latar belakangnya. Artinya ya pintu itu memang sudah tertutup, ya realitas politiknya tak memungkinkan," tegasnya.

Atas dasar itu, dia merasa bersyukur apabila Presiden Jokowi sudah menegaskan kepada para menterinya untuk taat konstitusi dan wacana perpanjangan masa jabatan presiden ditutup.

"Pintunya tertutup, ya karna faktor politik yang pasti sangat dipahami Pak Presiden sendiri," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya