Berita

T-72M /Net

Dunia

Bantu Hadapi Rusia, Ceko Kirim Tank dan Kendaraan Tempur Buatan Soviet ke Ukraina

RABU, 06 APRIL 2022 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah tank T-72M dilaporkan telah dikirimkan Pemerintah Ceko ke Ukraina dalam upayanya membantu negara itu melawan invasi Rusia.

Selain model tersebut, Wall Street Journal melaporkan bahwa negara Eropa Tengah itu juga telah memasok Kiev dengan artileri Howitzer dan kendaraan tempur infanteri BMP-1 buatan Soviet.

Pasokan tersebut didanai oleh pemerintah Ceko dan beberapa donor swasta, yang bergabung dengan kampanye crowdfunding yang didukung pemerintah, lapor WSJ.


Negara-negara barat telah memasok Ukraina dengan senjata, amunisi dan bahan bakar hampir sejak dimulainya operasi militer Rusia pada 24  Februari. Sebagian besar pengiriman termasuk rudal anti-tank dan anti-udara portabel serta senjata ringan sejauh ini.

Australia mengatakan awal pekan ini telah menerbangkan kendaraan lapis baja Bushmaster ke Eropa untuk menyerahkannya ke Ukraina. Media Jerman juga sebelumnya melaporkan Berlin memberi lampu hijau pengiriman howitzer self-propelled Jerman ke Ukraina oleh beberapa negara Eropa lainnya.
 
Negara-negara anggota NATO di Eropa Tengah dan Timur juga prihatin dengan fakta bahwa mereka hampir tidak dapat memasok kebutuhan Ukraina karena tentara Ukraina menggunakan persenjataan sebanyak yang mereka terima dari negara-negara barat dalam seminggu, seperti yang dikatakan oleh seorang pejabat Polandia yang tidak disebutkan namanya dalam wawancara dengan WSJ.

Beberapa negara Eropa seperti Slovenia, yang sangat ingin mendukung Ukraina, hampir kehabisan stok mereka sendiri, WSJ melaporkan. Sekarang, perdana menterinya, Janez Jansa, mengatakan bahwa sekutu barat negaranya tidak terburu-buru untuk mengisi kembali persediaan ini.

"Sayangnya, cadangan kami habis dan sekarang kami mencoba untuk mengganti peralatan dengan pengiriman baru dari AS," katanya, seraya menambahkan bahwa semua prosedur berjalan lambat dan hanya dipercepat setelah adanya laporan dari kota Bucha di Ukraina, di mana Kiev telah mengklaim warga sipil dibunuh oleh pasukan Rusia.  

Moskow telah membantah semua tuduhan tersebut dan menuduh pihak berwenang Ukraina meluncurkan kampanye berita palsu untuk mendiskreditkan upaya militer Rusia.

Saat ini, menurut WSJ, pemerintah Eropa Tengah, termasuk Republik Ceko, sedang mempertimbangkan kemungkinan menawarkan fasilitas mereka ke Ukraina untuk memperbaiki peralatan militernya yang rusak.

“Jika perang akan semakin lama, peralatan perang yang rusak perlu diservis,” seorang pejabat kementerian pertahanan Ceko mengatakan kepada WSJ, menambahkan bahwa “rumah perbaikan Ukraina 100 persen sibuk, dan mereka meminta sekutu terdekat lainnya untuk membantu mereka dengan perbaikan.”

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Bedakan Es Gabus dengan Spons Saja Tidak Bisa, Apalagi Ijazah Asli

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09

Mendesak Pemberlakuan Cukai MBDK

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03

Paling Ideal Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21

MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16

Eggi Sudjana Cs Telah Jadi Pelayan Kepentingan Politik Jokowi

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

PKR Tatap Pemilu 2029 Mengandalkan Kader Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09

Kubu Jokowi akan Terus Lancarkan Strategi Adu Domba terkait Isu Ijazah Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04

Ahmad Luthfi Menghilang saat Bencana Menerjang Jateng

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38

Roy Suryo akan Laporkan Balik Eggi Sudjana Cs

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15

Selengkapnya