Berita

Peluru kendali Javelin/Net

Dunia

AS Kembali Kirim Pasokan Persenjataan untuk Ukraina, Kali Ini UAV-Javelin-Stinger sebagai Paket Prioritas

SELASA, 05 APRIL 2022 | 14:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat kembali mengirimkan pasokan bersenjata untuk membantu militer Ukraina. Kendaraan Udara Tak Berawak (UAV), sistem rudal anti-tank Javelin, dan sistem rudal portabel Stinger adalah persenjataan yang berada dalam prioritas pengiriman dalam waktu dekat.

Sekretaris Pers Pentagon John Kirby mengatakan pada konferensi pers baru-baru ini bahwa sejak awal AS berupaya untuk bisa membantu Ukraina agar bisa mempertahankan diri dari serangan Rusia.

"Kami masih memberikan banyak bantuan yang baru-baru ini telah ditandatangani oleh presiden," kata Kirby, seperti dikutip dari AP.


"Akan ada satu lagi yang tiba segera, kemungkinan dalam 24 jam ke depan. Kami memprioritaskan jenis kemampuan dalam pengiriman yang kami tahu paling dibutuhkan oleh Ukraina — Javelin, Stinger, UAV. Jadi, semua itu diprioritaskan," katanya.

Akhir pekan lalu, Kirby mengumumkan bahwa Departemen Pertahanan AS (DoD) akan mengalokasikan 300 juta dolar AS lagi untuk membantu militer ke Ukraina.

"Tujuan kami, sekali lagi, saya katakan sebelumnya, secepat yang kami bisa, sebanyak yang kami bisa, dan terus lakukan untuk memastikan bahwa Ukraina dapat terus mempertahankan diri mereka sendiri," kata Kirby.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin juga telah membahas bantuan ini kepada Menteri Pertahanan Ukraina Alexey Reznik lewat percakapan telepon.

"Menhan menyoroti paket Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina senilai 300 juta dolar AS yang baru-baru ini diumumkan, sehingga total komitmen bantuan keamanan AS menjadi lebih dari 1,6 miliar dolar AS," kata Kirby.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya