Berita

Menteri Luar Negeri Marise Payne /Net

Dunia

Australia Dukung AS Agar Vladimir Putin Diseret ke Pengadilan Kriminal Internasional

SELASA, 05 APRIL 2022 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seruan agar Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menyelidiki invasi Rusia ke Ukraiana mendapat dukungan dari Pemerintah Australia.

Hal itu dinyatakan Menteri Luar Negeri Marise Payne saat ditanya dalam sebuah wawancara dengan media Australia, Selasa (5/4), menyusul gagasan Presiden AS Joe Biden untuk menyeret Presiden Rusia Vladimir Putin ke pengadilan kejahatan perang.

Rusia menghadapi gelombang kecaman baru setelah muncul bukti tentang apa yang tampaknya merupakan pembunuhan yang disengaja terhadap warga sipil di Kota Bucha, Ukraina.


Beberapa pemimpin Barat lainnya juga menyerukan sanksi lebih lanjut sebagai tanggapan, bahkan ketika Moskow terus menekan serangannya di timur negara itu.

"Bukti yang muncul tentang potensi kejahatan perang termasuk pembunuhan warga sipil dan penembakan yang disengaja terhadap tempat penampungan sipil, mengerikan tak terlukiskan," kata Payne, seperti dikutip dari 9News.

"Tentu saja ini tindakan negara yang perlu diperiksa oleh ICC," katanya.

“Saya tidak peduli apakah Vladimir Putin peduli atau tidak. Yang penting adalah bahwa komunitas internasional melakukan segala yang mereka bisa untuk meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakan mereka," lanjut Payne.

"Kami akan mendukung setiap langkah untuk memastikan ini diselidiki dan diperiksa secara komprehensif," ujarnya.

Payne juga memberi isyarat bahwa Australia akan memberi sanksi lebih setelah menandatangani perintah pelarangan ekspor barang mewah ke Rusia pada Senin malam (4/4) waktu setempat.

"Kami harus terus memberikan Ukraina senjata yang mereka butuhkan untuk melanjutkan pertempuran," katanya.

"Dan kita harus mengumpulkan semua detailnya sehingga ini bisa menjadi kenyataan untuk mengadakan pengadilan kejahatan perang," lanjutnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya