Berita

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock/Net

Dunia

Setelah Tragedi Bucha, Puluhan Staf Kedutaan Rusia Diusir dari Jerman

SELASA, 05 APRIL 2022 | 10:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jerman memulangkan 'sejumlah besar' diplomat dan staf kedutaan Rusia di Berlin. Kementerian luar negeri mengumumkan keputusan itu pada Senin (4/4) menyusul dugaan kejahatan perang yang baru-baru ini kembali menghantam Rusia.  

"Pemerintah federal memutuskan untuk menyatakan sejumlah besar pegawai kedutaan Rusia sebagai personae non grata. Ini karena mereka telah bekerja melawan kebebasan dan melawan konsolidasi masyarakat," kata kementerian, seperti dikutip dari Interfax, Senin.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menambahkan bahwa duta besar Rusia telah diberitahu tentang keputusan tersebut.


Ia menyebut langkah itu sebagai tanggapan atas "kebrutalan yang luar biasa" yang dilakukan Kremlin di Ukraina yang tidak bisa lagi ditolerir. Jerman akan lebih memperkuat sanksi anti-Rusia, dan akan memperluas dukungannya kepada angkatan bersenjata Ukraina serta memperkuat sayap timur NATO.

Surat kabar Bild melaporkan sebelumnya bahwa Jerman berencana untuk mengusir diplomat Rusia, yang diduga bekerja untuk dinas intelijen Rusia. Menurut sumbernya ketika itu, hingga 100 orang bisa diusir dari Jerman. Diduga, lebih dari 2.000 orang bekerja untuk badan intelijen Rusia.

Beberapa negara Eropa, termasuk Belgia, Belanda, dan Irlandia, telah lebih dulu mengusir diplomat Rusia pada 29 Maret. Belgia mengusir 21 diplomat Rusia, Belanda - 17, dan Irlandia - empat diplomat.

Lithuania, Latvia, Estonia, Bulgaria, Polandia, Slovakia, dan Republik Ceko, juga menuntut diplomat Rusia meninggalkan negara mereka.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya