Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas/Net

Politik

Kepercayaan Terhadap Partai Politik Merosot, MUI: Karena Sifat Pragmatisme yang Mementingkan Diri Sendiri

SENIN, 04 APRIL 2022 | 21:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indikator Politik Indonesia mencatatkan tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik adalah terendah dibandingkan institusi lainnya dengan angka 54 persen. Sebanyak 42persen lainnya menyatakan sedikit percaya atau malah tidak percaya sama sekali dengan partai politik.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan adanya hasil survei tersebut tentu harus menjadi keprihatinan bersama. Pasalnya, dalam pembangunan dan pengembangan institusi demokrasi di negeri ini kita tidak punya opsi atau pilihan lain di luar partai politik.

"Untuk itu usaha bagi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik menjadi sesuatu yang harus bisa dilakukan,” ucap Anwar Abbas lewat keterangan tertulisnya, Senin (4/4).


Dengan adanya hasil survei tersebut, Anwar menilai partai politik telah berkontribusi merusak citranya sendiri. Terlebih adanya wacana penambahan masa jabatan dan atau penundaan Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, tidak konsistennya pimpinan dan anggota parpol dengan falsafah bangsa yaitu Pancasila dan hukum dasar yang ada di negeri ini yaitu UUD 1945.

“Sehingga banyak sekali UU dan kebijakan yang dibuat serta diperjuangkan oleh parpol-parpol tersebut yang tidak dijiwai dan diwarnai oleh nilai-nilai yang ada dalam ajaran agama, Pancasila dan konstitusi tersebut,” katanya.

Selain itu, lanjut Anwar, kentalnya warna dan sifat pragmatisme yang dimiliki oleh pimpinan dan anggota partai sehingga terkesan mereka lebih mementingkan dirinya sendiri dan kelompok serta partainya saja.

“Dan mengenyampingkan idealisme serta rendahnya kepedulian dan sensitivitas mereka terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh rakyat serta  masyarakat luas,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya