Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Thailand Minta Warganya Tidak Khawatir Atas Kemunculan Varian Covid XE Omicron

SENIN, 04 APRIL 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Munculnya kasus varian XE Omicron yang dikhawatirkan bisa lebih menular ditanggapi santai Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand.

Dalam pernyataannya pada Minggu (3/4), Kemenkes Thailand mengatakan masyarakat tidak perlu panik karena varian yang baru-baru ini diumumkan oleh WHO itu diyakini tidak mengakibatkan banyak komplikasi seperti beberapa mutasi sebelumnya.

"Meningkatnya jumlah strain Covid-19 hanya memicu kecepatan variasi genom seperti yang telah dibuktikan baru-baru ini dengan munculnya Deltacron, virus rekombinan yang mengandung gen dari varian Delta dan Omicron," kata Supakit Sirilak, Direktur Jenderal Departemen Ilmu Kedokteran (DMS), seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (4/4).


"Dalam kasus ini, XE adalah virus rekombinan dari dua turunan varian Omicron, BA.1 dan BA.2," katanya, sebagai tanggapan atas laporan tentang deteksi kasus XE pertama yang diungkapkan pada hari Sabtu oleh Pusat Genomik Medis (CMG).

"DMS melakukan pengurutan genom pada sekitar 500 sampel virus seminggu, katanya," menambahkan bahwa departemen akan mengadakan konferensi pers hari ini untuk memberikan lebih banyak informasi tentang kasus XE dan implikasinya yang lebih luas.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Sabtu mengeluarkan peringatan atas varian XE Omicron yang dikhawatirkan banyak orang di bidang medis bisa menjadi yang paling menular.

"Rekombinan XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari dan kurang dari 600 sekuens telah dilaporkan dan dikonfirmasi sejak itu," kata WHO.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya