Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diduga Jual Kartu Vaksinasi Palsu, Pria Jerman Rela Disuntik 87 Dosis Vaksin Covid-19

SENIN, 04 APRIL 2022 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria berusia 61 tahun di negara bagian Saxony, Jerman timur, tersandung masalah setelah dilaporkan menerima setidaknya 87 suntikan vaksin Covid-19.

Surat kabar Freie Presse melaporkan pada Jumat (1/3) bahwa pria yang tidak diidentifikasi itu diyakini telah menerima sebanyak tiga dosis vaksin dalam satu hari.  

Palang Merah Jerman telah mengajukan tuntutan terhadap pria tersebut karena dicurigai menjual surat vaksin, kata media tersebut.


"Pihak berwenang Jerman sedang menyelidiki pria itu menyusul keluhan dari cabang Palang Merah di Saxony," kata juru bicara palang merah, Kai Kranich, seperti dikutip dari AFP, Minggu (3/4).

Pria tersebut diduga segaja melakukan puluhan kali suntikan vaksin untuk memalsukkan kartu vaksinasi untuk dijual ke warga Jerman.

"Situs vaksinasi di negara bagian Jerman diberitahu tentang pria itu," kata Kranich kepada surat kabar itu, setelah dia dikenali oleh salah satu staf di Dresden. Petugas kemudian menahan pria itu di pusat vaksinasi lain di kota Eilenburg, di luar Leipzig.

“Daftar vaksin nasional atau daftar vaksin virus corona akan segera menjelaskan kasus ini,” kata Knut Kohler, juru bicara asosiasi medis negara bagian Saxony.

Kementerian Sosial Jerman mengatakan kepada surat kabar pada hari Jumat bahwa mereka tidak mengetahui kasus ini.

Beberapa 'joki' vaksin telah tertangkap divaksinasi atas nama orang lain sejak awal pandemi Covid-19.  Desember lalu, seorang pria Selandia Baru diselidiki karena diduga menerima sebanyak 10 suntikan dalam satu hari atas nama pelanggan yang membayar karena enggan divaksinasi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya