Berita

Aksi unjuk rasa terhadap pemerintah di Sri Lanka/AFP

Dunia

Makin Kacau, Seluruh Menteri Kabinet Sri Lanka Mengundurkan Diri Secara Massal

SENIN, 04 APRIL 2022 | 09:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekacauan yang terjadi di Sri Lanka membuat seluruh kabinet pemerintahan, selain presiden dan perdana menteri, memutuskan untuk mengundurkan diri.

Seluruh 26 menteri di Sri Lanka telah menyerahkan pengurunduran diri selama pertemuan kabinet yang digelar pada Minggu malam (3/4) waktu setempat.

Namun Presiden Gotabaya Rajapaksa dan kakak laki-lakinya, Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa masih berada di takhta mereka masing-masing.


Mengutip The Guardian, langkah tersebut membuka jalan bagi presiden untuk membentuk kabinet baru pada Senin (4/4), termasuk mereka yang mengundurkan diri dapat ditunjuk kembali.

Pengunduran diri massal oleh kabinet dilakukan di tengah pemberlakuan keadaan darurat dan jam malam setelah aksi unjuk rasa besar-besaran di Sri Lanka berujung kekacauan.

Di samping itu, penyedia layanan internet diperintahkan untuk memblokir akses ke Facebook, WhatsApp, Twitter dan beberapa platform media sosial lainnya.

Tetapi berbagai upaya pemerintah tidak menghalangi beberapa demonstrasi kecil di tempat lain di Sri Lanka.

Pasukan bersenjatakan senapan serbu otomatis bergerak untuk menghentikan protes oleh anggota parlemen oposisi dan ratusan pendukung mereka yang berusaha berbaris ke Lapangan Kemerdekaan ibu kota.

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan mahasiswa di pusat kota Peradeniya, meskipun protes di bagian lain negara itu berakhir tanpa insiden.

Jalan-jalan di Kolombo sebagian besar tetap kosong pada Minggu, terlepas dari protes oposisi dan antrean panjang kendaraan yang mengantre untuk bahan bakar.

Protes terjadi sebagai bentuk kemarahan rakyat atas krisis ekonomi parah yang dialami Sri Lanka. Di tengah rekor inflasi, Sri Lanka mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, dan kebutuhan pokok lainnya, sementara pemadaman listrik bergilir hingga 13 jam terjadi setiap harinya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya