Berita

Presiden Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Berharap China Ikut Bergabung dalam Daftar Negara yang Beri Jaminan Keamanan untuk Ukraina

SENIN, 04 APRIL 2022 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina membutuhkan jaminan keamanan di tengah konflik yang semakin luas dan mematikan dengan Rusia sejak 24 Februari. Untuk itu, Ukraina telah bertukar draft dokumen jaminan keamanan dengan sejumlah negara.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan, jaminan keamanan itu ditujukan untuk semua negara-negara yang mendukung Ukraina, baik anggota dan bukan anggota NATO.

"Kami memang membutuhkan jaminan keamanan dari negara-negara terkemuka, selain AS, Inggris, Jerman, Prancis, Turki. Saya hanya menyebutkan negara-negara yang telah mengatakan bahwa mereka siap menjadi penjamin," kata Zelensky.


Israel dan Irlandia termasuk di antara negara-negara yang telah menawarkan jaminan keamanan ke Ukraina. Zelensky berharap China juga akan bergabung.

"Kami ingin China menjadi negara selanjutnya yang bergabung," harap Zelensky, seperti dikutip dari TASS.

Zelensky bahkan ingin Rusia juga bergabung dalam kesepakatan jaminan keamanan. "Itu akan menjadi kesepakatan antara Ukraina dan Rusia. Rusia "perlu terikat" dengan perjanjian itu, karena merupakan pihak dalam konflik," kata Zelensky.

Anggota delegasi Kiev, Alexander Chaly, mengatakan bahwa Ukraina setuju untuk mengadopsi status netral dan non-nuklir jika diberikan jaminan keamanan, yang "isi dan bentuknya harus serupa dengan Pasal 5" dari Perjanjian Atlantik Utara. Jaminan tersebut harus mencakup bantuan militer dan penetapan daerah larangan terbang.

Keinginan itu ia kemukakan setelah tiga hari konsultasi untuk mencari solusi diplomatik.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya