Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Singgung Tragedi MH17, Zelensky: Seandainya Rusia Dihukum, Tidak Akan Ada Invasi Moskow ke Ukraina

SABTU, 02 APRIL 2022 | 09:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Insiden jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 tiba-tiba diangkat dalam pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di hadapan Parlemen Australia baru-baru ini. 
Zelensky mengatakan ada keterkaitan tragedi tersebut dengan tindakan Rusia.
Menurutnya, jika dunia telah menghukum Rusia atas peristiwa jatuhnya pesawat MH17, invasi ke Ukraina tidak akan terjadi.

Lewat tautan video, Presiden Ukraina mengatakan kepada anggota parlemen Australia bahwa lebih banyak yang harus dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin Rusia atas peristiwa tersebut .


Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh pada tahun 2014, ditembak ketika Ukraina memerangi separatis yang didukung oleh Rusia, menewaskan semua orang di dalamnya. Pesawat itu terkena sistem rudal dari pangkalan militer Rusia , meskipun Rusia telah membantah terlibat dalam tragedi itu.

"Apakah kami berhasil meminta pertanggungjawaban mereka yang menyebabkan tragedi ini? Tidak. Karena mereka bersembunyi di Rusia," kata Zelensky pada Kamis (31/4), seperti dikutip dari Newsweek.

“Jika dunia telah menghukum Rusia pada tahun 2014 atas apa yang dilakukannya, tidak akan ada invasi di Ukraina pada tahun 2022," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa jika Rusia tidak dihukum atas tindakannya, negara-negara dengan "aspirasi serupa" akan mengikuti jejaknya.

"Kami pasti dapat mengatakan bahwa sekarang hanya ada satu cara untuk membawa keamanan global dan membawa Rusia ke perdamaian dan keheningan," kata Zelensky.

Kejadian lain yang disinggung Zelensky adalah saat Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina, yang juga terjadi di 2014.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya