Berita

Presiden Tunisia Kais Saied /Net

Dunia

Delapan Bulan Tertunda, Majelis Permusyawaratan Rakyat Tunisia Resmi Dibubarkan

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 06:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah tertunda selama 8 bulan, Presiden Tunisia Kais Saied akhirnya mengumumkan pembubaran Majelis Perwakilan Rakyat.

Pengumuman tersebut dibuat Saied dalam pidato di pertemuan Dewan Keamanan Nasional dan disiarkan di televisi pemerintah Wataniya 1.

“Hari ini, di momen bersejarah ini, saya umumkan pembubaran MPR, untuk melestarikan negara dan lembaga-lembaganya," kata Said.


Negara menjadi sasaran upaya kudeta yang putus asa, katanya. Ia bertanggung jawab untuk melindungi negara, lembaganya, dan rakyatnya.

"Kita harus melindungi negara dari perpecahan. Kami tidak akan membiarkan para pelaku kekerasan melanjutkan agresi mereka terhadap negara," tambahnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/3).

Menggambarkan pertemuan parlemen sebelumnya sebagai sesuatu yang ilegal, presiden mengatakan parlemen telah ditangguhkan sejak Juli lalu dan sesinya tidak memiliki legitimasi.

Wacana pembubaran Parlemen dimulai ketika Saied memecat mantan Perdana Menteri Hichem Mechich 25 Juli 2021, dan sejak itu ia menangguhkan semua kegiatan parlemen.

Saied merasa jalannya sebagai Presiden tidak berjalan mulus karena terhalang konstitusi. Ia merasa hanya memiliki kendali atas militer dan kebijakan luar negeri.

Saied tidak setuju administrasi harian dijalankan oleh Perdana Menteri. Ia ingin Presiden yang menjadi pusat pemerintahan, bukan Perdana Menteri.

Lebih dari setengah dari 217 kursi parlemen Tunisia memberikan suara pada hari Rabu dalam sesi online simbolis untuk mencabut keputusan presiden yang menghentikan fungsi kamar tersebut.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya