Berita

Mantan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk/Net

Dunia

Pasokan Gandum Mulai Terganggu, Harga Roti di Polandia Diperkirakan Naik Hingga Empat Kali Lipat

KAMIS, 31 MARET 2022 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik Ukraina-Rusia, dua negara penyumbang 30 persen dari ekspor gandum dunia dan 20 persen dari ekspor jagung telah ikut mempengaruhi pasokan global yang berujung pada naiknya harga pangan global, dan efeknya telah mulai dirasakan Polandia.

Mantan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengungkapkan bahwa harga roti di negaranya bahkan kemungkinan akan naik empat kali lipat.

Berbicara di stasiun radio Polsat News pada Rabu (30/3), ketua partai oposisi Civic Platform itu mengemukakan kekhawatiran bahwa roti termurah di negara itu mungkin berharga 10 zlotys (sekitar 34.000 rupiah) pada akhir tahun ini.


Saat ini, harga roti biasa seberat 0,5 kg di Polandia berada pada kisaran 2,2-2,6 zlotys (sekitar 7.000-8.900 rupiah).

Tusk mengatakan bahwa untuk menghindari perkembangan peristiwa seperti itu, pemerintah harus mengorganisir dukungan untuk produsen pertanian Polandia.  

“Nasib semua keluarga Polandia sebagian besar tahun ini tergantung pada bagaimana Anda membantu para petani Polandia,” katanya, seperti dikutip dari RT, Kamis (31/3).

Petani Eropa telah melakukan protes massal atas meledaknya harga energi dan komoditas penting lainnya seperti pupuk.  

Asosiasi Petani Jerman bahkan telah memperingatkan bahwa roti bisa segera berharga 10 euro (sekitar 160.000 rupiah).

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya