Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Ikut Negara Barat Lainnya, Prancis Tolak Bayar Gas Rusia dengan Rubel

RABU, 30 MARET 2022 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan negara-negara Barat untuk tidak membayar tagihan gas dengan mata uang Rusia dikuatkan lewat pernyataan terbaru Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Seorang pejabat Elysee yang dikutip Reuters pada Selasa (29/3) menyampaikan bahwa Macron telah mengatakan kepada Putin, mustahil bagi klien Barat untuk membayar gas dalam mata uang Rusia.

"Prancis menentang pembayaran dalam rubel," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.


Putin sebelumnya telah memerintahkan bank sentral Rusia dan raksasa energi Gazprom untuk menyiapkan proposal pembayaran gas dari negara-negara "tidak ramah" yang menggunakan mata uang rubel.

Rencana itu ditolak oleh UE dan G7 sebelumnya pada Selasa. Di hari yang sama, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Rusia tidak akan memasok gas alam ke pasar Eropa secara gratis, karena euro dan dolar tidak akan diterima mulai 31 Maret.

Awalnya, daftar "negara tidsk bersahabat" Rusia hanya berisi AS dan Republik Ceko. Namun kemudian meluas secara signifikan pada bulan Maret setelah sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dikenakan di Moskow oleh Barat.

Sekarang daftar itu termasuk semua anggota Uni Eropa, Ukraina, Inggris, Kanada, Jepang, dan negara-negara yang mengutuk serangan Rusia di Ukraina.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengumumkan bahwa warga "negara yang tidak bersahabat" akan segera terkena sanksi visa yang membatasi masuk ke negara itu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya