Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin/Net

Politik

Soal Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Jokowi ke Kiri, PDIP ke Kanan

SELASA, 29 MARET 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap tegas PDI Perjuangan yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024 berbanding terbalik dengan sikap Presiden Joko Widodo. Jokowi masih memilih abu-abu, sehingga wacana yang bertentangan dengan konstitusi itu dibiarkan terus bergulir.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, sikap PDIP dan Jokowi berseberangan terkait penundaan Pemilu 2024. Itu menunjukkan bahwa hubungan antara PDIP dan Jokowi panas dingin.

"Hubungan PDIP-Jokowi sering naik turun, panas dingin, dan maju mundur," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa sore (29/3).
 

 
"Itu juga terlihat dalam wacana penundaan Pemilu. Jokowi ke kiri, PDIP ke kanan," sambungnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai, faktor yang mengakibatkan kembali renggangnya hubungan Jokowi dengan PDIP adalah perbedaan kepentingan politik dewasa ini. Terutama menjelang Pemilu 2024 dan nasib Jokowi usai berakhir masa kepemimpinannya.  

"Ada relasi yang tak ketemu antara PDIP dengan Jokowi. Ada perbedaan kepentingan politik," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya