Berita

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai/Net

Politik

Sentil Pencopotan Immanuel Ebenezer, Natalius Pigai: Komisaris BUMN Tidak Ditugaskan Bela Terdakwa

SABTU, 26 MARET 2022 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak sulit untuk menganalisa dan memberikan penjelasan dari keputusan pencopotan Ketua Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer dari Komisaris Utama PT Mega Eltra atau anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia.

Memang, paling santer disebutkan Immanuel Ebenezer dicopot karena keputusannya menjadi saksi meringankan terdakwa tindak pidana terorisme Munarman.

Bagi mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, alasan yang santer didiskusikan itu tidak sepenuhnya keliru. Karena, pencopotan itu berkaitan dengan integritas.


"Sederhana untuk analisa kenapa mereka kerap dipecat. Ini soal kompetensi, ketidakpatuhan dan amatiran," kata Natalius Pigai dalam cuitan akun Twitternya, Sabtu (26/3).

Dikatakan Pigai, tugas komisaris perusahaan BUMN adalah bekerja untuk membesarkan perusahaan. Alias, tidak ada tugas untuk membela seseorang dalam satu kasus.

Hal ini, kata dia, berbeda dengan surat keputusan (SK) pada Komnas HAM yang memang mengamanatkan anggotanya untuk membela korban-korban pelanggaran HAM.

"Kecuali Komnas HAM, SK sebagai Komisaris BUMN tidak ditugaskan untuk membela siapa saja yang menentang posisi negara atau seorang terdakwa," terangnya.

"Dia (Immanuel Ebenezer) ditugaskan untuk besarkan perusahan," pungkas Pigai.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya