Berita

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf akan hadiri Puncak Harlah ke-49 PPP/Net

Politik

Penegasan Dilahirkan NU, Puncak Harlah PPP akan Dihadiri Yahya Cholil Staquf

KAMIS, 24 MARET 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

DPP PPP akan merayakan puncak hari lahir (Harlah) di Pondok Pesantren Al Hikam, Malang Jawa Timur pada Minggu (27/3). Dalam acara puncak itu akan dihadiri oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan kehadiran Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf untuk memberi taushiyah pada seluruh kader PPP. Tujuannya, agar para kader partai berlambang kakbah istikamah dalam merawat persatuan di Indonesia.

"Insya Allah Gus Yahya akan memberikan Tausiyah Merawat Persatuan yang akan memberikan motivasi kepada seluruh kader PPP agar terus berpegang pada nilai-nilai persatuan di negeri ini," jelas Arwani, Kamis (24/3).


Arwani menambahkan, kehadiran Ketum PBNU merupakan penegasan tentang hubungan kesejarahan antara PPP dengan NU. Sebab, PPP dilahirkan oleh rahim NU.

"Sebagai anak kandung kita tentu membutuhkan arahan dan wejangan khususnya berkenaan memajukan negeri ini," katanya.

Selain itu, Arwani menyebutkan, kegiatan Harlah ke-49 PPP juga akan dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Harapannya, orang nomor satu di Jatim itu dapat memberi motivasi ke para kader PPP khususnya di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah 49 PPP, Yunus Razak mengatakan di Ponpes yang didirikan mntan Ketum PBNU KH Hasyim Muzady ini akan menghadirkan sejumlah pesohor pelantun salawat seperti Gus Azmi Askandar, Sayyid Zulfikar Basyaiban dan Veve Zulfikar Basyaiban.

Selain itu, panitia juga mengundang Ketua dan Sekretaris DPW PPP Seluruh Imdonesia dan para kader PPP di Jawa Timur untuk ikut memeriahkan perayaan puncak Harlah.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya