Berita

Presiden Jokowi saat ucapkan selamat Dies Natalis ke 68 GMNI/Ist

Politik

Presiden Jokowi Ingin GMNI Lahirkan Soekarno Muda

RABU, 23 MARET 2022 | 23:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo menginginkan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dapat melahirkan sosok kader yang memiliki sifat Soekarno. Harapam Jokowi itu disampaikan dalam momentum Dies Natalis ke 68 GMNI.

Jokowi mengatakan, sebagai organisasi kepemudaan, GMNI harus meneruskan api semangat dan gagasan-gagasan besar Bung Karno.

"Dan menjadi Soekarno muda yang berjiwa kerakyatan, mengawal Pancasila dan NKRI. Agar tetap tegak dan berdiri kokoh diatas kebhinekaan," harap Presiden melalui video, Rabu (23/03).


Orang nomor satu di Indonesia itu ingin GMNI tidak hanya menjaga kebhinekaan. Mantan Gubernur Jakarta itu berharap GMNI menjadi lokomotif perubah, dan energi bangsa, untuk mencapai cita-cita Trisakti Bung Karno.

"Menjadi energi bangsa untuk Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan," pungkas Presiden.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyampaikan, dalam rangka momen Dies Natalis ke 68, DPP GMNI meluncurkan program e-learning kaderisasi.

Ia beraharap, program itu mampu menjawab tantangan kaderisasi untuk generasi Digital Native. Dengan demikian, DPP GMNI memutuskan untuk mengaplikasikan Learning Management System (LMS) dalam sistem kaderisasi GMNI.

"Sebuah program pembelajaran elektronik yang dilengkapi oleh layanan self-service dan self-guided untuk menyampaikan konten kaderisasi dengan cepat dan mandiri," ujarnya, saat sambutan launching E-Learning Kaderisasi.

Dies Natalis GMNI ke-68 diadakan di Aula Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Jakarta dengan tema "Mempertajam Gerakan Renaissance-Pedagogie untuk kejayaan Nusantara" dengan rangkaian susunan kegiatan sejak 21-23 Maret 2022.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya