Berita

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat koordinasi dengan Pangdam Cendrawasih/Repro

Pertahanan

Jenderal Andika Larang Prajuritnya jadi Pengaman Proyek

SELASA, 22 MARET 2022 | 14:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Buntut insiden penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang menewaskan 3 prajurit TNI, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memerintahkan anak buahnya tidak menjadi pengaman proyek tanpa persetujuan Panglima Kodam (Pangdam).

Andika mengatakan, selama ini kelompok bersenjata bisa ada di mana saja. Atas dasar itu, ia meminta seluruh Dandim di Bumi Cendrawasih untuk tidak bermain-main dalam hal pengamannan proyek.

"Makanya dalam instruksi saya tidak ada yang melakukan pengamanan proyek apapun kecuali atas perintah pangdam," demikian kata Andika dalam kanal Youtube pribadinya, Selasa (22/3).


Ia juga meminta anak buahnya untuk benarbenar hati-hati dalam bertindak. Meski demikian, ia meminta jajarannya juga selalu siaga di manapun menjalankan tugas.

Mantan KSAD itu mengungkapkan bahwa kelompok yang menewaskan tiga prajurit TNI sama dengan kelompok yang menyerang anggota Kopasgat TNI.

Ia mengaku menghadirkan seluruh jajarannya agar seluruh anak buahnya memahami situasi siapa pelaku yang telah menewaskan prajurit TNI.

"Adanya salah satu anggota kelompok bersenjata kalau dari namanya adalah mereka yang terlibat dalam penembakan 3 prajurit kita yang gugus di Pos Gome," pungkasnya.

Sejauh ini TNI sudah memegang data tersangka penyerang TNI di Papua. Saat ini para tersangka sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya