Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid/RMOL

Politik

Nusron Wahid Minta Pemerintah Pastikan Harga Migor Curah di Angka Rp 14.000

SENIN, 21 MARET 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta memastikan harganya minyak goreng tidak boleh lebih dari Rp 14 Ribu. Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid mengatakan, dirinya mendukung subsidi minyak goreng curah kepada orang miskin di harga Rp. 14.000.

Ia juga meminta oknum curang yang nakal mempermainkan harga minyak goreng curah ditindak tegas.

"Tidak boleh minyak goreng masuk ke industri dan diselundupkan dan dikemas sehingga dijual dengan harga pasar," kata Nusron kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/3/).


Menurut Nusron, hadirnya minyak goreng Rp 14 ribu per liter tanda bawa negara hadir untuk membantu rakyat kecil. Sebab, masyarakat bisa mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

"Kita apresiasi kehadiran Migor subsidi. Ayo kita awasi bersama jangan sampai ada yang meleset," ujarnya.

Nusron mengungkapkan, Kemendag sudah menyampaikan data mengenai variasi konsumsi minyak goreng curah dan kemasan.

Perinciannya adalah: Kemasan Premium 1.270.776.256 liter (22 persen), kemasan sederhana 231.050.228 liter (4 persen), curah rumah tangga 2.426.027.397 liter (42 persen) dan curah industri 1.848.401.826 (32 persen).

Wakil Ketua Umum PBNU ini mengungkapkan, dengan data itu maka artinya subsidi harga minyak goreng curah untuk yang 42 persen rumah tangga dengan kategori kurang mampu.

"Prinsipnya, rakyat harus terjangkau dalam memenuhi kebutuhannya untuk membeli minyak goreng," tegas mantan Ketua Umum GP Ansor ini.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya