Berita

Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto bersama alumni PPSA XXI/2017/Ist

Politik

Hadiri Reuni PPSA XXI, Andi Widjajanto Heran Jebolannya Banyak jadi Pemimpin Lembaga Negara

MINGGU, 20 MARET 2022 | 21:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto melontarkan pertanyaan kepada alaumni Program Pendidikan Singkat Angkatan XXI tentang substansi konten yang diajarkan.

Di hadapan para alumni PPSA XXI, Andi mengaku heran karena alumninya menjadi pemimpin nasional yang menempati jabatan strategis.

Andi menjelaskan, para alumni PPSA XXI/17 terdiri dari sosok luar biasa yang mengabdikan dirinya di berbagai bidang.


"Apa yang terjadi di pendidikan Lemhannas tahun 2017 sehingga alumninya betul-betul jadi national strategic leader?," kata Andi Widjajanto yang dilantik sebagai orang nomor satu Lemhanas (22/2) lalu.

Andi mengaku berpikir mendalam terkait pola pendidikan yang diberikan pada alumni PPSA angakatan XXI. Sebab, hasil PPSA yang dilakukan tahun 2017 silam itu di mata Andi sangat istimewa.

Beberapa nama jebolan PPSA XXI yang jadi pucuk pimpinan lembaga tinggi negara diungkapkan Andi antara lain: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri; Wakil Ketua KPK Lily Pintauli Siregar hingga beberapa Pangkogabwilhan 1, 2, 3 dan Pangkoopsudnas.

"Jadi saya betul-betul berpikir ada apa di tahun 2017? Apa yang spesial di pendidikan itu dan mengapa PPSA XXI menjadi sangat istimewa?" ujar Andi.

Sebelum perayaan reuni, pada Sabtu pagi hingga siang  digelar dua Sesi diskusi kebangsaan dengan narasumber dari internal PPSA XXI.

Sesi pertama mengambil thema “Sharing Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara” dengan menghadirkan Sekjen Kemenhan Marsdya Donny Ermawan, Pangkogabwilhan I Laksdya M. Ali, Pangkogabwilhan II Marsdya Imran Baidirus, Pangkogabwilhan III Letjen I Nyoman Cantiasa dan Pangkoopsudna Marsdya Andyawan Martono Putra sebagai narasumber serta dipandu oleh Komjen Pol (Purn) Arif Wachjunadi.

Sementara Sesi Kedua mengambil thema “Harapan Terhadap IKAL PPSA XXI” dengan menghadirkan nara sumber Taprof Lemhannas dan Komisaris PT PLN Komjen (Purn) Heru Winarko, Pengusaha & Ketua Umum KADIN Babel Thomas Jusman, Ketua Komnas Perempuan Andi Yentriany, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, Inspektur Utama Setjen DPR Setyanta Nugraha dan hadir sebagai moderator Brigjen (Mar) Hasanuddin.

Lemhannas dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) yang sering disebut sebagai pendidikan setara bintang dua, merupakan pendidikan tertinggi di Indonesia.

Disinilah para pemimpin nasional selama 5,5 bulan menjadi National Strategic Leader. Sebanyak 81 orang dari berbagai latar belakang tergabung PPSA Angkatan XXI tahun 2017.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya