Berita

Politikus PDIP Darmadi Durianto/Net

Politik

Kritik Emak-emak Antre Migor, Darmadi Durianto: Ibu Megawati Sedang Contohkan Kemandirian Pangan

MINGGU, 20 MARET 2022 | 16:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang mengaku enggan mengantre minyak goreng (Migor) yang dilakukan kebanyakan ibu-ibu belakangan ini memantik beragam komentar publik.

Merespons ucapan Megawati yang dikritik publik, Politikus PDIP Darmadi Durianto mengatakan bahwa apa yang disampaikan ketua umumnya merupakan bahasa simbolistik.

Kata Darmadi, kalau dimaknai dan dilihat secara semiotik, pernyataan Megawati justru untuk mengajak kaum perempuan atau kaum ibu agar tidak menjadi objek pasar.


"Tapi jadi subjek yang mampu mempengaruhi alur kebijakan," kata Bendahara Megawati Institute itu kepada wartawan, Minggu (20/03).

Darmadi kembali menjelaskan, ajakan agar mengurangi ketergantungan terhadap minyak goreng merupakan wujud konkret dari visi kedaulatan dan kemandirian pangan. Sebab, menurut Darmadi, sepanjang bangsa Indonesia masih bergantung pada pasar (konsumtif) maka konsep kemandirian pangan hanyalah angan-angan belaka.

"Jauh dari nilai-nilai Trisakti yang dicita-citakan bung Karno yaitu salah satunya soal kemandirian pangan," jelasnya.

Darmadi meminta publik bersikap jernih melihat pernyataan yang disampaikan ketua umumnya tersebut.

Ia menegaskan bahwa dengan pernyataan itu, Megawati justru ingin menegaskan bahwa kaum perempuan harus menjadi pelopor perubahan.

"Termasuk mempelopori mengurangi ketergantungan akan minyak goreng ini. Yang jelas ibu Mega sedang mencontohkan tentang betapa pentingnya kemandirian pangan," ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya