Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani tegas menolak penundaan Pemilu 2024/RMOL

Politik

Profesor Singapura Apresiasi Puan Maharani Tolak Penundaan Pemilu 2024

KAMIS, 17 MARET 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Penegasan Ketua DPR RI Puan Maharani menolak penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan.

Pengamat yang menilai positif adalah Associate Profesor Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Prof. Sulfikar Amir.  

Bagi Profesor Singapura ini, keberanian politisi PDIP itu menyatakan terbuka Pemilu digelar lima tahunan sesuai kesepakatan DPR dan pemerintah pada 14 Feberuari 2024 itu harus dijadikan teladan bagi tokoh politik lainnya.


"Big respect!" kata Sulfikar Amir dalam akun Twitter pribadinya @sociotalker, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/3).

Saat berpidato di di paripurna DPR RI, Puan mengatakan bahwa waktu pelaksanaan Pemilu adalah agenda negara yang diputuskan oleh pemerintah dan DPR.

"DPR dan pemerintah sudah menyepakati bahwa pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. Jadi mekanisme yang sudah berjalan, yah kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya," kata Puan.

Politikus PDIP itu menyatakan, pihaknya akan berkomitmen untuk secepatnya membahas anggaran Pemilu 2024 ketika calon komisioner KPU-Bawaslu terpilih resmi dilantik oleh Presiden Jokowi.

Pantauan redaksi Tagar #PuanNegarawan berada di deretan trending topic di lini masa Twitter. Para netizen rata-rata menyampaikan pandangan positif atas sikap tegasnya menolak Pemilu ditunda.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya