Berita

Ketua Harian DPP APKLI Hery Haryanto Azumi (memegang micropone)/RMOL

Politik

Antisipasi Penguasaan Asing, Pemerintah Diminta Dukung Pengembangan Ekosistem Ekonomi Rakyat

RABU, 16 MARET 2022 | 19:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Upaya membangun ekonomi rakyat harus terus diperjuangkan dengan senantiasa mengembangkan model kolaborasi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Era konfrontasi seperti pada era kolonial tidak pas diterapkan di alam kemerdekaan seperti sekarang ini.

Demikian disampaikan Ketua Harian DPP APKLI Hery Haryanto Azumi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/3).

Menurut Hery, saat ini tantangan yang dihadapi oleh ekonomi rakyat semakin kompleks. Kata Hery, era digital telah meniscayakan hubungan lintas batas yang dapat memunculkan peluang baru sekaligus ancaman yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.


Menurut aktivis yang kerap disapa Mas Hery ini, tidak ada kekuatan negara atau non-negara di dunia hari ini yang dapat bekerja sendiri mencapai tujuannya tanpa kehadiran yang lain.

"Saat ini dunia kita ditandai dengan kesaling-tergantungan (interdependent world) antara satu bagian dengan bagian yang lain, sehingga kuncinya adalah integrasi dan inklusi yang berkeadilan," terang Hery.

Terkait dengan penguatan ekonomi rakyat, mantan Ketua Umum PB PMII ini menyatakan perlu model kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dikatakan Hery, Pemerintah sebagai pemegang mandat politik rakyat harus berkolaborasi. Secara teknis 3 unsur penting yang harus kolaborasi yang terkait dengan People (manusia), Profit (keuntungan) dan Planet (lingkungan).

Karena itulah kemudian pengembangan sistem ekonomi rakyat harus berjalan seiring dengan ekosistem yang diperlukannya.

Secara khusus, Hery menyoroti soal kekhawatiran pelaku UMKM terkait penguasaan asing atas konsekuensi adanya digitalisasi. Hery mengatakan, pelaku UMKM harus menjawab dengan langkah nyata.

"Adaptasi terhadap ekosistem digital harus digeluti para pelaku ekonomi rakyat agar potensi ekonomi yang besar di negeri sendiri dapat dapat dioptimalkan," terang Pendiri Sustainability Group Indonesia ini.

DPP APKLI, ditambahkan Heru, akan melakukan pendampingan agar di tahun 2023 sekitar 25 juta pelaku ekonomi rakyat telah siap menjadi bagian dari pelaku ekonomi digital Indonesia.

"Saya yakin dengan kolaborasi antara Pemerintah, asosiasi bisnis dan profesi, pelaku ekonomi rakyat dan sisi permodalan ekonomi rakyat akan memainkan peran yang semakin penting dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional," pungkas mantan Wasekjend PBNU ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya