Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Andi Yusran: Bukan Sikap Negarawan, Puan Tolak Pemilu Ditunda karena Kepentingan Pilpres

RABU, 16 MARET 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bukan karena sikap negarawan, ketegasan Ketua DPR RI Puan Maharani yang menolak tegas wacana penundaan Pemilu dinilai hanya untuk kepentingan elektoral pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Demikian pernyataan pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran merespons pidato Puan Maharani di paripurna DPR yang menyatakan penolakan terhadap wacana penundaan Pemilu.

Menurut Andi, pernyataan Puan tidak masuk kategori negarawan karena perbedaan sikap politiknya dengan Joko Widodo hanya disebabkan perbedaan kepentingan semata.


Dalam pandangan Andi, kenegarawan Ketua DPP PDIP itu bisa dilihat dari sejauh mana konsisten dalam merespons politik dan kebijakan nasional. Ia kemudian mencontohkan, saat pembahasan UU Cipta Kerja, Puan justru seiring dengan para elite lainnya.

"Puan berkata begitu karena Puan punya kepentingan dengan Pilpres 2024. Menurut saya bukan karena sikap kenegarawan," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/3).

Lebih lanjut, Doktor ilmu politik Universitas Padjajaran ini menyebutkan, sikap kenegarawan puan terpatahkan karena sebagai orang noor satu di DPR, perannya nampak memuluskan Undang Undang Ibu Kota Negara (IKN). Padahal, kajian banyak kalangan, dalam UU IKN nampak bermasalah dan cenderung bertentangan dengan konstitusi negara.

"Jadi sikap Puan menolak pengunduran Pilpres adalah sikap pragmatik yang dimilikinya," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya