Berita

Komisioner KPU dan Bawaslu RI terpilih periode 2022-2027 saat bertemu Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Jawab Kritik, Hasyim Asyari: Pimpinan DPR Minta Komisioner KPU-Bawaslu Terpilih Bekerja Sesuai Konstitusi

SENIN, 14 MARET 2022 | 17:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih di DPR memberikan klarifikasi terkait agenda pertemuan dengan para anggota KPU dan Bawaslu RI terpilih dengan pimpinan DPR RI. Klarifikasi dibuat untuk merespons kritik beberapa kalangan yang menilai pertemuan itu tidak pantas dan memalukan.

Petahana komisioner KPU Hasyim Asyari menjelaskan, pertemuan 12 anggota KPU dan Bawaslu RI terpilih dilakukan atas undangan resmi dari pihak pimpinaan DPR RI.

Hasyim menjelaskan, ada 3 orang pimpinan yang menemui, yakni Puan Maharani, Sufmi Dasco Ahmad dan Abdul Muhaimin Iskandar. Sedangkan, Lodewijk F. Paulus dan Rachmat Gobel tidak bisa menemui karena sedang menjalankan agenda di luar kantor.


Terkait kritikan yang datang padanya, Hasyim mengatakan bahwa dalam agenda pertemuan itu, pihak DPR memberi nasihat agar komisioner terpilih selama 5 tahun mendatang dapat bekerja sesuai konstitusi dan UU Pemilu.

"Dalam audiensi juga dipesankan agar KPU dan Bawaslu bekerja secara profesional, mandiri, akuntabel dan transparan," demikian penjelasan Hasyim Asyari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin sore (14/3).

Hasyim juga mengungkapkan dalam pertemuan itu para pimpinan DPR menyampaikan bahwa KPU dan Bawaslu adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang memiliki karakter sebagai pelayan. Artinya, KPU dan Bawaslu adalah lembaga yang memiliki tanggung jawab untuk melayani pemilih dalam menggunakan haknya dan juga melayani peserta Pemilu.

Atas tujuan lembaga yang disampaikan oleh Pimpinan DPR itu, Hasyim mengatakan bahwa para penyelenggara Pemilu di 5 tahun mendatang juga disarankan harus membangun pola komunikasi yang strategis.

"Agar layanan berjalan efektif, diharapkan digunakan metode komunikasi yang strategis," pungkas Hasyim.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Hasyim mewakili komisioner KPU terpilih lainnya, diantaranya: August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, M. Afifuddin, Parsadaan Harapan dan Yulianto Sudrajat.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya