Berita

Pembukaan Muscab PPP Kabupaten Probolinggo/RMOL Jatim

Politik

Bersiap Hadapi Pemilu 2024, PPP Probolinggo Minta Kader Hindari Konflik Internal

MINGGU, 13 MARET 2022 | 05:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tahun 2022 akan dijadikan sebagai momentum oleh PPP Kabupaten Probolinggo untuk mempersiapkan diri meng pemilihan umum (Pemilu) 2024. Seluruh kader PPP diminta untuk mematangkan persiapan untuk menghadapi kontestasi lima tahunan tersebut.

"Tahun ini, saya berharap seluruh kader untuk benar-benar menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2024," ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi, saat membuka Muscab di Pantai Bohay, seperti dikutip Kantor Berita RMOL Jatim, Sabtu (12/3).

Mahdi meminta seluruh pengurus dan kader PPP agar memanfaatkan waktu tersisa dalam dua tahun ini. Terutama untuk mematangkan persiapan partai berlambang Kabah itu menyongsong Pemilu 2024.


"Tahun 2022 ini adalah tahun yang benar-benar harus kita manfaatkan sebagai langkah awal untuk menjemput Pemilu 2024 dengan lebih tertib dan lebih siap," tegasnya.

Dalam dua tahun ke depan, Mahdi juga meminta pengurus dan kader PPP tak berkonflik. Sebab, konflik dapat membuat konsolidasi partai tidak berjalan dengan baik.

"Sekecil apapun ketidaksukaan dan ketidaknyamanan, jangan sampai itu ada. Perbedaan itu adalah sunnatullah dan tidak dapat dihindarkan. Perbedaan tidak harus selalu berakhir dengan konflik," katanya.

Di samping itu, ia meminta seluruh elemen PPP memberikan kesempatan hadirnya kader terbaik dan potensial. Tujuannya untuk mewakili partai berlambang Kabah itu pada pemilihan legislatif 2024.

"Ini bukan menihilkan (menutup) kesempatan orang lain, melainkan justru kita ingin memberikan kesempatan pada kader-kader terbaik yang hebat pada Pemilu 2024," demikian Mahdi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya