Berita

Ilustrasi Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror/Net

Nusantara

Abdul Muti: Dokter Sunardi Bukan Warga Muhammadiyah tapi Tindakan Densus 88 Perlu Diinvestigasi

SABTU, 12 MARET 2022 | 08:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluruskan informasi yang beredar bahwa Dokter Sunardi yang ditembak mati Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bukanlah warga persyarikatan Muhammadiyah.

Penegasan itu disampaikan langsung Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti dalam menanggapi kabar penembakan tersangka kasus terorisme itu yang dikait-kaitkan dengan PP Muhammadiyah.  

"Soal Dokter Sunardi, almarhum dan keluarganya bukan warga Muhammadiyah," tegas Abdul Muti kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (12/3).


Namun begitu, Abdul Muti menilai tindakan penambakan terhadap almarhum Sunardi karena alasan melawan patut investigasi lebih dalam. Baginya, hukum harus ditegakkan bagi siapa pun, termasuk jika itu dilakukan oleh pihak Densus 88 yang menembak mati Sunardi dengan alasan melawan.

"Hukum harus ditegakkan bagi siapa saja. Kalau memang ada aparat Densus yang terbukti melanggar protap, harus diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Dokter Sunardi ditengarai sebagai Penasihat Amir Jemaah Islamiyah (JI) dan juga penanggung jawab Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI). Ia tewas dalam penyergapan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (9/3).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya