Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Muncul Wacana Reshuffle, Jokowi Diminta Yakinkan Publik Kabinetnya Dibangun Berdasarkan Kapasitas Bukan Politis

KAMIS, 10 MARET 2022 | 05:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perombakan Kabinet Indonesia Maju rencananya akan dirombak oleh Presiden Joko Widodo pada akhir Maret nanti. Bahkan, Politisi PKB mengatakan PAN akan mendapat jatah 1 kursi menteri dan 1 Wamen.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa kritik mendasar dari kabinet Jokowi saat ini adalah nampak lebih dominan mengakomodasi politik ketimbang menjaring kelompok profesional.

Indikasinya, kata Dedi,Food Estate tidak dipimpin menteri pertanian, pengendali pandemi tidak dibebankan pada menteri kesehatan, dan banyak lainnya.


Ia berpendapat, PAN adalah partai yang paling mungkin menjadi pemicu tafsir, sebab sampai saat ini sejak masuk ke koalisi Jokowi belum mendapat jatah menteri sama sekali.

"Jika PAN masuk belum tentu mengurangi posisi parpol lain, bisa juga mengurangi porsi tokoh non Parpol, semisal menteri pendidikan, perdagangan, atau lainnya," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/3).

Dedi menekankan, Jokowi harus benar-benar bisa meyakinkan publik jika nantinya reshuffle kabinet dilakukan atas dasar niatan mulia membangun. Bukan semata-mata menjaring menteri berbasis akomodasi kepentingan semata.

"Jokowi perlu meyakinkan publik jika kabinet yang ia bangun bukan sekadar akomodasi koalisi, tetapi karena memang kapasitas tokoh yang diutamakan," demikian kata Dedi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya