Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin/RMOLJabar

Politik

Karyawan Palapa Ring Timur Ditembak KKB Papua, Nurul Arifin Desak Pemerintah Segera Lakukan Pendekatan Persuasif

KAMIS, 10 MARET 2022 | 04:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi I DPR RI menyoroti adanya 8 karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan keamanan yang kerap terjadi di bumi Cendrawasih tersebut.

Nurul juga mendorong TNI segera merealisasikan strategi humanis melalui pembinaan teritorial dan komunikasi sosial yang digaugkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.


"Kami tentu saja prihatin, karena kejadian ini berulang terus, jadi harus ada penyelesaian secara persuasif, harus ada strategi baru, waktu itu bapak Andika pernah mempresentasikan ke kami di Komisi I strategi, pendekatan untuk menciptakan perdamaian di Papua," kata Nurul seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (9/3).

Nurul mengungkapkan, diperlukan pendekatan persuasif yang inovatif agar persoalan di Papua dapat diselesaikan dengan baik

"Efektif dengan persuasif? efektif, seperti Rusia-Ukraina tetap akhirnya harus gencatan senjata dan berbicara di meja perdamaian, jadi komunikasi, harus ada upaya ke sana," ungkapnya.

Nurul menegaskan, pemerintah harus hati-hati menghadapi persoalan-persoalan di Papua. Sehingga, Nurul menilai sikap represif bukanlah solusi dalam penyelesaian persoalan di Papua.

"Kalau saya tidak, kalau represif artinya pancingan mereka kena, tentu ada pro dan kontra dan kemudian maju ke mahkamah internasional, itu strategi yang kita cermati supaya tidak masuk dalam Jembatan batman," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya