Berita

Direktur Eksekukutif Median, Rico Marbun/Net

Politik

Rico Marbun Ingatkan Jokowi, Pembatasan Masa Jabatan Presiden agar Regenerasi Politik tidak Mandek dan untuk Hentikan Otoritarianisme

RABU, 09 MARET 2022 | 05:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Secara harfiah apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo merespons wacana penundaan Pemilu memang benar. Bahwa pembatasan masa jabatan adalah amanat konstitusi.

Direktur Eksekukutif Median, Rico Marbun, mengatakan bahwa  bila ada perubahan yang berakibat pada perpanjangan masa jabatan atau penambahan masa jabataan dapat dibenarkan apabila memang konstitusi berubah.

"Jadi secara definisi kalimat itu juga tepat," demikian kata Rico kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/3)


Meski demikian, munculnya oligarki yang ditudingkan pada kelompok pengusul amandemen UUD 1945 tidak boleh disalahkan.

Apalagi dalam proses politiknya di Senayan, pasal tersebut diamandemen dan disetujui oleh seluruh fraksi di DPR pada sidang istemawa.

"Ada situasi sakral, dan jadi pemahaman semua pihak, bahwa pembatasan penting untuk regenerasi politik yang mandek dan memastikan otoritarianisme bisa dihentikan," jelas Rico.

Terkait sikap mengambang Jokowi, Rico berpendapat bahwa pernyataan Jokowi ingin berusaha memberi semangat untuk menjaga kelangsungan di atas. Publik juga boleh punya pandangan presiden memberi ruang untuk memperpanjang masa jabatannya, minimal ruang diskursus.

"Yang mirip seperti sambutan pada lontaran gagasan yang diberikan oleh parpol-parpol dan pihak yang mengusulkan penambahan periode atau perpanjangan," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya