Berita

Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa/RMOLJabar

Politik

Cari Kader Internal untuk Diusung pada Pilpres 2024, Nasdem Bakal Gelar Rembuk Nasional

SELASA, 08 MARET 2022 | 14:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Nasdem batal menggelar konvensi penjaringan calon presiden. Sebagai pengggantinya Nasdem akan menggelar rembuk nasional melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Juni 2022.

Begitu disampaikan Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa, di Kota Bandung, Selasa (8/3).

"Karena kita tidak dapat partner konvensi, (padahal) partner konvensi itu penting untuk memastikan tiket. Sebab Nasdem belum mencukupi syarat untuk mencalonkan presiden, Nasdem kan 10,4 di parlemen, syarat kan 20 persen," kata Saan, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Saan mengungkapkan, rembuk nasional adalah cara untuk mencari kader terbaik Nasdem untuk diproyeksikan sebagai capres pada Pilpres 2024.

Dalam rembuk nasional itu, Nasdem akan memilih tiga kader terbaik untuk disandingkan dengan calon dari partai koalisi.

"Rembuk Nasional substansinya sama, menggali calon dari bawah, bulan Juni Nasdem akan mengumpulkan seluruh kader untuk menentukan tiga calon yang akan diusulkan ke ketum untuk dipertimbangkan Ketum dan disampaikan ke partai koalisi," paparnya.

Namun demikian, Saan belum mau memberikan bocoran terkait tiga nama yang akan diproyeksikan maju sebagai Capres dari Nasdem. Begitu juga terkait partai koalisi, Saan belum memberikan bocoran nama.

"Belum, nanti akan dipilih saat Rembuk Nasional, kalau sekarang (sudah ada calon yang akan diusung) buat apa ada rembuk nasional," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya