Berita

Pengamat Pertahanan, Susaningtyas NH Kertopati/RMOL

Pertahanan

Analisa Pertahanan Lokasi IKN Baru Versi Nuning Kertopati

SABTU, 05 MARET 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Upaya pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus menadi perdebtan publik hingga hari ini.

Pengamat pertahanan Susaningtyas NH Kertopati berpendapat, memindahkan  ibu kota bukanlah langkah yang salah. Terpenting, pemerintah harus betul-betul mempersiapkan insfrastruktur dan masyarakatnya.

Pendapat perempuan yang karib disapa Nuning ini, kekuatan pertahanan sebuah negara tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografi,ethnografi dan lainnya.


Balikpapan, kata Nuning akan lebih memudahkan pelaksanaan gelar bagi sistem pertahanan Indonesia ketimbang Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Dalam pandangan Nuning, infrastruktur lain seperti jaringan IT di Balikpapan sudah siap. Apalagi, secara budaya masyarakat Kalimantan lebih terbuka terhadap hadirnya orang baru dan akulturasi budaya.

"Ini memudahkan sistem pertahanan kita yang tentu membutuhkan dukungan masyarakat setempat. Letak Penajam yang ada di tengah juga memudahkan jangkauan operasi bagi matra laut udara maupun darat," terang Nuning kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu dini hari, (5/3).

Dari perspektif ilmu pertahanan, Nuning menyatakan bahwa salah satu pertimbangan penetapan ibu kota adalah pengendalian keamanan nasional, termasuk di dalamnya adalah pengendalian pertahanan negara.

Dikatakan Nuning, dalam sebuah Ibu kota negara, pasti akan menjadi Markas Komando Militer. Tujuan keberadaan markas itu adalah bereaksi menghadang kekuatan musuh saat bergerak memasuki wilayah terluar.

Secara geografis, dijelaskan Nuning, posisi Penajam relatif lebih mendekati center of gravity dari segi geografis Indonesia melalui perhitungan silang garis hubung Sabang-Merauke dan garis hubung Pulau Miangas-Pulau Rote.

"Sehingga relatif semua media komunikasi mulai radio low frequency hingga ultra high frequency dapat mengendalikan Alutsista di darat, laut dan udara," penjelasan Nuning.

Lebih lanjut, sistem pertahana di IKN baru nanti kontur alam Penajam Paser Utara tidak dikelilingi gunung tinggi. Imbas positifnya, tidak mengganggu pancaran frekuensi berkekuatan tinggi.

"Posisi Penajam Paser Utara di pinggir pantai juga memudahkan membangun pangkalan militer modern yang terintegrasi untuk semua kekuatan baik darat, laut dan udara. Model pangkalan militer seperti ini diyakini lebih efektif dan efisien menghadapi peperangan modern di masa depan," pungkas Nuning.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya