Berita

Majelis Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi tentang situasi antara Federasi Rusia dan Ukraina, Rabu 2 Maret 2022/Net

Dunia

Tidak Ikut Berpatisipasi dalam Resolusi Majelis Umum PBB terkait Krisis Ukraina, Maroko Nyatakan Rasa Prihatin

KAMIS, 03 MARET 2022 | 13:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (2/3) mengadopsi sebuah resolusi tentang situasi antara Federasi Rusia dan Ukraina. Namun, Maroko termasuk di antara daftar pendek negara-negara yang tidak berpartisipasi dalam pemungutan suara tersebut.

Kementerian Luar Negeri Maroko mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa ketidakikutsertaan Maroko dalam resolusi ini tidak diartikan dalam interpretasi apa pun. Maroko tetap menyerukan kelanjutan dan intensifikasi dialog dan negosiasi.

Sebanyak 141 negara ikut berpartisipasi. Media pun menggambarkan adopsi resolusi itu sebagai peristiwa "bersejarah". Tiga puluh lima negara, termasuk Aljazair, abstain dari pemungutan suara, dan hanya lima yang memilih "tidak".


Maroko terus mengikuti situasi terkini krisis Ukraina dengan keprihatinan dan kekhawatiran evolusi situasi antara Rusia dan Ukraina.

Kerajaan menyesalkan eskalasi militer yang, sayangnya, hingga saat ini, mengakibatkan ratusan kematian warga sipil dan ribuan luka-luka dan yang telah menyebabkan penderitaan manusia.

Situasi ini juga berdampak pada semua populasi dan negara bagian di kawasan dan sekitarnya, kata Kementerian dalam pernyataannya.

Maroko menegaskan kembali keterikatan yang kuat untuk menghormati integritas teritorial, kedaulatan dan persatuan nasional dari semua Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Maroko mengingatkan bahwa, sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Anggota Organisasi harus menyelesaikan perselisihan mereka dengan cara damai dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum internasional, untuk menjaga perdamaian dan keamanan di dunia, pernyataan itu menambahkan.

Kerajaan, yang selalu berusaha untuk mempromosikan non-penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan perselisihan antar Negara, menyerukan kelanjutan dan intensifikasi dialog dan negosiasi antara para pihak untuk mengakhiri konflik ini dan mendorong semua inisiatif dan tindakan untuk tujuan ini.

Lebih lanjut, dan sebagai tanggapan atas seruan Sekjen PBB, Kerajaan Maroko telah memutuskan untuk memberikan kontribusi keuangan bagi upaya kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara-negara tetangga, kata pernyataan itu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya