Berita

Komisaris Ekonomi Eropa Paolo Gentiloni/Net

Dunia

Sanksi untuk Rusia Bisa Jadi Bumerang bagi Perekonomian Eropa

KAMIS, 03 MARET 2022 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sanksi berat yang dijatuhkan kepada Rusia karena menyerang Ukraina dipercaya tidak hanya akan mempengaruhi perekonomian Moskow saja, tetapi juga Eropa seluruhnya.

Hal itu disampaikan Komisaris Ekonomi Eropa Paolo Gentiloni pada konferensi pers di Brussel pada Rabu (2/3) waktu setempat.

Dia mengatakan, perang di Ukraina dan sanksi berikutnya terhadap Rusia dapat membahayakan pasokan energi Eropa dan menghambat pertumbuhan ekonominya.


"Invasi Rusia ke Ukraina kemungkinan akan berdampak negatif pada pertumbuhan, termasuk dampak pada pasar keuangan, tekanan harga energi lebih lanjut, kemacetan rantai pasokan yang terus-menerus dan efek kepercayaan yang tidak boleh kita anggap remeh," katanya, seperti dikutip dari Independent.

Pernyataan Gentiloni datang setelah kantor statistik UE, Eurostat, melaporkan pada hari Rabu bahwa inflasi di dalam blok itu telah melonjak ke level tertinggi baru 5,8 persen pada Februari.

Sebelumnya, Komisi Eropa juga mengeluarkan pernyataan yang menguraikan dampak negatif sanksi anti-Rusia terhadap situasi ekonomi negara-negara anggota.

Rusia adalah pemasok sumber daya energi terbesar UE, memenuhi sekitar 40 persen dari permintaan gas alamnya dan memasok hampir sepertiga dari impor minyak mentahnya.

Industri minyak dan gasnya belum ditambahkan ke daftar sanksi, tetapi pada 1 Maret, anggota Parlemen Eropa menyetujui resolusi yang mengutuk serangan militernya di Ukraina.

Mereka menyerukan sanksi yang lebih keras, termasuk membatasi impor minyak dan gas dan benar-benar memutuskan negara itu dari sistem pembayaran antar bank internasional SWIFT.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya