Berita

Ketua DPW Partai Prima Aceh, Amiruddin/RMOLAceh

Politik

Partai Prima Aceh: Pemerintah Tak Serius Kelola Dana Otonomi Khusus

RABU, 02 MARET 2022 | 08:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Pusat dinilai tidak serius mengawasi pengelolaan dana otonomi khusus untuk Aceh. Di sisi lain, Pemerintah Aceh juga gagap saat diberikan dana otsus triliunan rupiah tersebut.

“Hasilnya, uang triliunan rupiah yang diterima Aceh tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat Aceh,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Prima Aceh, Amiruddin, di sela-sela rapat koordinasi daerah Partai Prima Aceh, di Banda Aceh, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (1/3).

Banyak program-program pemerintah, lanjut Amiruddin, yang dijalankan dengan tidak konsisten. Bahkan tidak ada program yang dapat diandalkan untuk mengentaskan kemiskinan dan memantik pergerakan ekonomi. Terutama dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran.


Amiruddin menambahkan, untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran, seharusnya pemerintah benar-benar memperbaiki sektor-sektor unggulan di Aceh. Seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan pariwisata.

Empat sektor ini cukup potensial sebagai pendongkrak ekonomi Aceh. Namun program pembangunan selama ini hanya sekadar menghabiskan kue anggaran.
Ironinya, uang yang ada sering pula tidak mampu dihabiskan dan menyisakan dana dalam jumlah yang besar.

Karena itu Amiruddin meminta Pemerintah Aceh menata kembali berbagai sektor unggulan tersebut. Pun memberikan prioritas kepada sektor yang potensial untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi jumlah pengangguran di Aceh.

“Kami berharap agar di masa mendatang tak ada lagi anak-anak Aceh yang tidak berpenghasilan,” tandas Amiruddin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya