Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Eropa Tutup Wilayah Udara, Ribuan Turis Rusia Terdampar Tak Bisa Pulang

RABU, 02 MARET 2022 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 200 wisatawan terjebak di Madeira, sebuah pulau Portugis di Atlantik barat. Pada hari Minggu (27/2) waktu setempat. Penerbangan darurat untuk membawa mereka pulang terpaksa berputar balik di udara dan kembali ke Moskow.

Hal itu terjadi setelah Uni Eropa dan Kanada menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia sebagai tanggapan atas serangan Moskow di Ukraina.

Lebih dari 27.000 turis terdampar di Eropa, Karibia, AS, dan tempat-tempat lain, menurut sebuah pernyataan oleh Asosiasi Agen Perjalanan Rusia pada Senin (28/2).


Agen perjalanan berebut mencari  rute alternatif untuk penumpang mereka karena banyak maskapai membatalkan penerbangan tidak hanya ke Eropa, tetapi juga ke Amerika Utara dan Tengah.
Asosiasi Agen Perjalanan Rusia, Aeroflot, mengatakan bahwa maskapai penumpang utama Rusia, membatalkan penerbangan ke New York, Washington, Miami, Los Angeles, serta Cancun, Meksiko.

“Mesir dan Turki, tempat populer di kalangan turis Rusia, tetap buka,” kata pejabat tinggi pariwisata Rusia, Zarina Doguzova, seperti dikutip dari RT, Selasa (1/3).

Sejumlah negara mulai menutup wilayah udara untuk maskapai Rusia tak lama setelah Moskow menginvasi tetangganya pada hari Kamis, dengan alasan bahwa mereka membela Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, yang memisahkan diri dari Ukraina setelah kudeta 2014 di Kiev.

Ukraina mengatakan serangan itu benar-benar tidak beralasan dan meminta bantuan masyarakat internasional.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan pada hari Minggu bahwa langit seluruh UE tertutup untuk pesawat Rusia.

Moskow menanggapi dengan cara yang sama, melarang penerbangan maskapai dari 36 negara bagian dan teritori.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya